Orang yang Hidup di Dataran Tinggi Lebih Langsing

Obesitas ternyata tak hanya dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup yang buruk. Menurut hasil penilitian terbaru, orang yang tinggal di dataran tinggi secara geografis cenderung lebih langsing dibandingkan dengan orang yang tinggal di dataran rendah.

dataran tinggi

Jameson Voss, dari Uniformed Services University di Maryland, yang memimpin penelitian, mengatakan: “Saya terkejut dengan besarnya efek letak geografis ini. Saya tidak mengira pola yang muncul ini sudah konsisten.”

Penelitian ini berdasarkan data dari 400. ugg outlet bicester brunswick 000 orang yang tinggal di Colorado, AS. Hasil lainnya juga menunjukkan bahwa risiko seseorang terkena obesitas turun dengan setiap kenaikan ketinggian 200 meter.

Menurut laporan International Journal of Obesity, peneliti Cynthia Beall mengatakan bahwa hal ini sudah umum terjadi bagi wisatawan yang suka mendaki ke dataran tinggi akan membakar lebih banyak kalori dalam beberapa minggu pertama.

Peneliti menggabungkan informasi dari beberapa database, termasuk survei kesehatan terhadap 422.603 orang Amerika sejak 2011 lalu. Peneliti juga mendapatkan informasi tentang sebanyak 236 orang yang tinggal di dataran tertinggi setidaknya 3. michael kors abbey backpack access review 000 meter di atas permukaan laut. Orang-orang tersebut cenderung kurang merokok, makan sehat dan lebih banyak berolahraga.

Para peneliti juga menemukan bahwa sebanyak 322.681 orang tinggal di dataran terendah, sekitar kurang dari 500 meter di atas permukaan laut. Lalu, para peneliti menemukan bahwa orang-orang dataran terendah memiliki Body Mass Index (BMI) 26,6. ugg outlet alexandria anaheim Sementara orang yang tinggal di dataran tertinggi, memiliki BMI 24,2. BMI yang sehat itu sekitar 18,5-24,9. (jay)

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes