nutrisi untuk malam hari

Jangan Abaikan Nutrisi untuk Malam Hari Agar Otot Cepat Terbentuk

Nutrisi untuk malam hari apa yang sempurna guna mendukung program fitnes Anda? Baca artikel ini dan Anda akan temukan jawabannya.

Ketika Anda masuk dalam program pembentukan otot, maka sebaiknya perhatikan juga untuk asupan nutrisi Anda.

Bukan hanya latihan angkat beban yang menjadi fokus Anda, namun juga mengatur pola makan sangat penting dan HARUS dilakukan.

Latihan berfungsi untuk merusak otot dengan harapan agar berkembang lebih kuat dan lebih besar di kemudian hari.

Namun, untuk mewujudkan goal tersebut, maka dibutuhkan pula support dari makanan (nutrisi). Asupan nutrisi yang baik akan bantu percepat proses pemulihan pasca latihan, dan tentu saja membuat Anda jadi semakin lebih dekat dengan goal Anda.

Latihan yang keras tapi asupan nutrisi masih asal-asalan? Jangan harap Anda mendapat hasil yang diinginkan.

Jadi intinya adalah, keseimbangan antara latihan dan nutrisi sangatlah penting untuk mendukung apapun goal Anda, tak terkecuali dalam pembentukan otot.

Apabila asupan nutrisi tidak memadai, proses recovery menjadi lebih lambat sehingga menghambat Anda untuk berlatih kembali.

Bukan hanya itu, asupan nutrisi yang tidak tepat juga bisa membuat Anda rentan dengan cedera.

Kalau sudah demikian, kapan bisa mewujudkan goal Anda tersebut?

Tak Terkecuali Nutrisi untuk Malam Hari

nutrisi untuk malam hari

Nutrisi atau pola diet Anda harus benar-benar terkontrol agar tidak lepas dari goal yang diinginkan.

Namun, beberapa kesalahan juga tidak sedikit yang masih dilakukan oleh fitnes mania. Yakni pemenuhan nutrisi untuk malam hari.

Beberapa di antara mereka masih cenderung fokus pada pola nutrisi pada siang hari. Yang mana, kebanyakan hanya bertumpu pemenuhan nutrisi ketika siang.

Dan pada malam harinya, masih cukup banyak yang melewatkannya.

Padahal, pada momen inilah pemulihan dan perkembangan otot bisa ditentukan.

Ketika Anda beristirahat malam, produksi hormon pertumbuhan (growth hormone) dan testosteron akan mencapai puncaknya.

Anda pastinya sudah mengetahui bahwa kedua hormon tersebut sangatlah penting bagi pertumbuhan otot.

Jadi bila Anda masih sering mengabaikan nutrisi pada malam hari, maka baca artikel ini sampai habis agar goal fitness Anda segera terwujud.

Protein, Nutrisi untuk Malam Hari yang Paling Utama

nutrisi untuk malam hari

Protein masih menjadi nutrisi paling vital dalam program pembentukan otot.

Makronutrisi ini sangat penting  guna menjaga otot Anda selama tidur malam. Asupan protein sebelum tidur dapat mengoptimalkan pertumbuhan kekuatan dan massa otot.

Pada saat tubuh Anda beristirahat di malam hari, maka Anda membutuhkan protein yang tetap bekerja ketika Anda tidur.

Kenapa asupan protein sangat dianjurkan ketika malam hari?

Pada saat malam hari (beristirahat/ tidur), tubuh Anda lebih berpotensi menghadapi kondisi katabolisme otot, yakni pemecahan otot. Dan ini akan terjadi apabila asupan protein Anda kurang.

Tidak ingin ini terjadi pada Anda bukan?

Karena itu Anda disarankan untuk mengonsumsi protein sebelum tidur agar tubuh dalam kondisi anabolik (otot tumbuh).

Konsumsi protein seperti whey protein atau casein sebelum tidur, akan membantu pertumbuhan otot Anda secara maksimal.

Bukan hanya itu, proses metabolisme tubuh Anda juga akan tetap terjaga apabila mengonsumsi protein di malam hari.

Pada beberapa studi mengatakan, jika seseorang yang konsumsi kedua jenis protein tersebut sebelum tidur, maka metabolisme tubuhnya 3,5 persen lebih tinggi ketika pagi hari daripada mereka yang tanpa mengonsumsi protein.

Magnesium, Mineral Penting Menjaga Kualitas Tidur

Magnesium merupakan mineral penting bagi tubuh. Beberapa studi menunjukkan jika magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

Suplementasi magnesium dikatakan dapat meningkatkan respon otak yang berhubungan dengan tidur nyenyak.

Magnesium sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi GABA (Gamma Amino Butyric Acid), yaitu asam amino yang membantu meningkatkan pelepasan hormon pertumbuhan, memperbaiki kualitas tidur, mengatasi kecemasan, hingga membantu menurunkan tekanan darah.

Konsumsi magnesium yang direkomendasikan adalah 500 miligram 30-60 menit sebelum tidur.

Asam Amino Tryptophan

nutrisi untuk malam hari

Tryptophan adalah satu dari 20 asam amino esensial penyusun protein, tetapi yang lebih penting, asam amino ini adalah prekursor hormon serotonin dan melatonin.

Senyawa ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh, tetapi didapat sebagai nutrisi asupan dari proses pencernaan dengan enzim proteolitik Beberapa makanan yang merupakan sumber tryptophan antara lain daging, rumput laut, bayam, dan biji-bijian.

Penelitian yang sudah lama dilakukan menunjukkan bahwa suplementasi tryptophan sangat membantu Anda untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Tryptophan juga merupakan prekursor dari vitamin B3 yang menginduksi sensasi relaks dan rasa kantuk.

Maksimalkan Waktu Istirahat Anda dengan Zinc

Seperti magnesium, zinc merupakan mineral penting yang memiliki banyak peran bagi tubuh Anda.

Salah satu fungsi utamanya adalah membantu produksi hormon pertumbuhan.

Tentu saja, suplementasi zinc terbaik akan dapat membuat produksi hormon pertumbuhan lebih optimal untuk membantu pertumbuhan otot.

Apabila zinc dikombinasikan dengan suplementasi magnesium dan melatonin, akan dapat membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas, terutama bagi Anda yang sering mengalami insomnia.

Konsumsi zinc yang direkomendasikan adalah 10-15 miligram 30-60 menit sebelum tidur. Suplementasi zinc dapat dikombinasikan dengan protein, asam amino, dan mineral lain seperti magnesium.

Salah satu makanan yang mengandung zing cukup tinggi adalah tiram.

Kalaupun Anda tidak menyukai tiram, Anda masih bisa konsumsi beberapa makanan lain yang mengandung zinc tinggi seperti daging dan ikan, susu, atau keju.

Nutrisi untuk Malam Hari Sebagai Pendongkrak Produksi Testosteron

nutrisi untuk malam hari

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, produksi hormon testosteron dan hormon pertumbuhan mencapai puncaknya ketika malam hari atau pada saat Anda beristirahat.

Selain beberapa nutrisi di atas, maka Anda juga memerlukan nutrisi dari makanan untuk mendukung produksi hormon testosteron. Antara lain:

  1. Makanan Berlemak

Tidak semua lemak dipandang enteng bagi program pembentukan otot.

Salah satu langkah tepat untuk meningkatkan kadar hormon testosteron Anda juga bisa dengan menambahkan asupan lemak dalam diet (pola makan) Anda.

Namun, jenis lemak seperti lemak trans sangat penting untuk Anda hindari.

Agar mendongkrak produksi hormon testosterone, maka sebaiknya Anda konsumsi lemak (saturated fat) dan tak jenuh (unsaturated fat).

Sumber makanan dari lemak saturated antara lain daging merah, telur, atau coconut oil (minyak kelapa). Sementara unsaturated fat antara lain dari kacang-kacangan, almond, alpukat.

Tapi ingat, konsumsi makanan berlemak juga harus tetap terkontrol agar kadar kolesterol Anda tetap terjaga.

  1. Sayuran

Ketika memasuki program diet untuk berbagai goal, Anda mungkin akan disarankan untuk perbanyak makan buah dan sayur-sayuran. Terutama sayuran berdaun hijau.

Kenapa?

Karena sayuran berdaun hijau memang dapat membantu meningkatkan produksi hormone testosteron.

Sayuran berdaun hijau memiliki senyawa yang disebut indol-3-karbinol (IC3) yang memiliki efek meningkatkan produksi hormon testosteron.

Beberapa sayur yang termasuk dalam sayuran berdaun hijau antara lain kubis, bayam, atau kale.

So, bila Anda tengah memasuki program pembentukan otot, maka sebaiknya jangan melupakan nutrisi untuk malam hari. Karena pada kondisi ini, otot tubuh Anda justru akan mengalami proses pemulihan dan perkembangan.

loading…


Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes