rokok merusak otot

Apakah Rokok Merusak Otot dan Mengurangi Performa Latihan?

Cukup banyak perdebatan tentang apakah rokok merusak otot. Apakah benar rokok dapat merusak perkembangan dan pertumbuhan otot? Apa saja yang akan terjadi bila melakukannya?

Mungkin semua dari Anda sudah tahu, termasuk Anda yang perokok, bahwa rokok memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan.

Mulai dari merugikan kesehatan jantung, pernapasan, maupun tekanan darah.

Tidak cukup sampai disitu, merokok juga dapat mempengaruhi kinerja olahraga, termasuk dalam perkembangan otot Anda.

Meskipun, keinginan untuk membentuk otot kemudian berlatih di gym, secara tidak langsung dapat membantu proses berhenti merokok. Kenapa?

Karena mereka sadar bahwa rokok tidak baik dan ingin memperbaiki kebugaran mereka. Dan rokok juga dapat menghambat pencapaian goal fitness. Apakah Anda juga merasa demikian?

Rokok Merusak Otot dan Menggangu Kemampuan Fisik

Respirasi akan terjadi sebagai pengaruh dari rokok. Pada kondisi ini, ada peningkatan resistensi saluran pernapasan sementara jumlah oksigen yang diserap tubuh menurun.

Menurut laman LiveStrong.com, detak jantung seorang perokok 30% lebih cepat daripada mereka yang bukan perokok.

Peningkatan denyut jantung dan tekanan darah dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah dalam pembuluh darah.

Efeknya adalah dapat mengurangi performa tubuh.

Padahal, ketika berlatih dengan tujuan pertumbuhan dan perkembangan otot, performa latihan yang maksimal sangat dibutuhkan.

Merokok juga dapat mengurangi fungsi dari paru-paru. Perokok menghasilkan dahak yang lebih banyak, dahak inilah yang dapat menghalangi saluran udara sehingga dapat mengganggu pernapasan.

Pada ujungnya, akan ada sedikit oksigen yang tersedia untuk otot sementara karbondioksida cenderung lebih tinggi. Ini berarti mengikat hemoglobin daripada oksigen.

Kandungan Tar menganggu sistem pembersihan paru-paru, sehingga polusi yang terjadi di dalam paru-paru masih terus terjadi pada tubuh perokok.

Merokok mengurangi asupan oksigen maksimal hingga 10% dan dapat merusak sel testis, yang mana ini adalah yang memproduksi hormon testosteron.

Efek Langsung atau Jangka Pendek Akibat Merokok

Memang, mungkin akan banyak yang bilang bahwa rokok tidak akan berdampak secara langsung pada perkembangan otot.

Akan tetapi, banyak hal yang diakibatkan secara langsung oleh rokok dan tentu saja ini merugikan bagi kesehatan.

Seperti memiliki efek langsung pada otak, kardiovaskuler, pernapasan, pencernaan, kekebalan tubuh, dan sistem metabolisme.

Tidak sedikit perokok yang akan bilang,

‘rokok membantu mengurangi stres’.

Padahal secara ilmiah, rokok justru meningkatkan stres dan mengubah unsur kimia di dalam otak, khususnya neurotransmitter seperti dopamine.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produksi dahak (bronkospasme), yang dapat membuat batuk terus-menerus dan menurunkan kinerja fisik. Termasuk olahraga dan angkat beban.

Sementara kandungan nikotin bila Anda merokok lima batang per hari, akan semakin meningkatkan penumpukan lemak jahat dan ini mempercepat aterosklerosis.

Merokok akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan detak jantung, dan mengganggu tekanan darah.

Produksi mukosa di dalam perut juga akan terhambat yang bisa menyebabkan risiko tukak lambung (luka pada dinding lambung).

Beberapa masalah lain yang bisa timbul akibat merokok antara lain sinusitis, rinitis, dan radang paru-paru (pneumonia).

Berbagai kondisi medis tersebut dapat menggangu penyerapan makronutrisi terutama vitamin C, E, dan asam folat, yang dapat dengan mudah menimbulkan penyakit pada tubuh seseorang.

Pada akhirnya masalah tersebut akan menjadikan rokok merusak otot meskipun tidak terjadi secara langsung.

Efek Jangka Panjang

Sesungguhnya, hampir semua bagian tubuh bisa terdampak dari asap rokok.

Sebagai fitnes mania, sebaiknya Anda perhatikan bahwa rokok dapat mengurangi penyerapan oksigen dan kemampuan Anda dalam mengangkat beban.

Selain itu, kekurangan oksigen dan pembuluh darah yang menyempit bisa menyebabkan stroke.

Merokok juga dapat menyebabkan penyakit pada gusi, gigi berlubang, dan bau mulut.

Sekresi lendir di dalam paru-paru dapat berkurang dan menyebabkan batuk yang kronis.

Nikotin akan meningkatkan tekanan darah sehingga darah lebih mudah membeku.

Tekanan darah tinggi yang dialami akan dapat merusak ginjal.

Karbon monoksida menjadi lebih banyak di dalam darah dan mengarah pada penumpukan kolesterol pada dinding arteri,

Itulah sebabnya mengapa merokok tidak disarankan.

Belum lagi bagi perokok, mereka lebih berisiko 10 kali lebih tinggi mengalami kanker mulut, kerongkongan, tenggorokan, dan pankreas, daripada mereka yang bukan perokok.

Efek yang Lain

rokok merusak otot

Ketika tubuh terlibat dalam latihan yang berat seperti berlari, berenang, atau latihan kompetitif lainnya, maka tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk didistribusikan ke dalam otot.

Peningkatan produksi dahak (akibat merokok) menyebabkan obstruksi saluran pernapasan, penurunan fungsi paru secara menyeluruh, dan pada akhirnya menyebabkan olahraga fisik yang buruk.

Merokok telah terbukti menghambat pertumbuhan paru-paru pada remaja sehingga dapat membatasi kapasitas pernapasan ketika mereka sudah dewasa.

Selain mempengaruhi tingkat kebugaran Anda saat ini, merokok juga dapat mempengaruhi performa latihan Anda serta kesehatan tubuh secara keseluruhan di masa depan.

Apakah rokok merusak otot? Pasti, bila aktivitas buruk ini tidak segera Anda hentikan. Mari ubah dan segera berhenti merokok. Keep healthy.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes